Header Ads

Ruang TU SMAN 1 Monta Dibobol Maling, Satu Unit Laptop Raib

Kepala SMAN 1 Monta Muhammad Nur, S.Pd Saat Menunjukan Pintu Ruangan Yang Dibobol Maling.


Bima, jerat.co.id – Setelah sebelumnya beberapa kali kejadian kehilangan. Minggu dini hari (16/9) SMAN 1 Monta kembali dibobol maling.

Untuk musibah kali ini, pelaku belum mampu diuangkap. Sama dengan kejadian-kejadian sebelumnya, pelaku mampu mengecoh pihak sekolah maupun kepolisian.

Kali ini pelaku kembali berhasil membobol pintu ruang tata usaha (TU) dengan sangat mudah dan berhasil menggasak satu unit Laptop merk Acer dan satu amplifair.

Diperkirakan kerugian sekolah mencapai 7,5 juta. Belum terhitung data-data yang ada di file laptop.

Atas kejadian ini pihak sekolah telah dengan resmi melaporkan ke mapolsek monta untuk dilakukan penyelidikan.

Menurut Amiruddin salah satu penjaga sekolah yang ditemui pagi tadi, maling yang diperkirakan lebih dari satu orang tersebut sengaja menunggu penjaga sekolah lengah, “Karena sekitar pukul 3 dini hari saya masih berada tidak jauh dari ruang TU, merasa sudah mau subuh akhirnya saya kembali ke rumah (rumah penjaga, red) untuk melanjutkan istirahat,” terang Amiruddin.

Pagi harinya saat membersihkan lingkungan sekolah dan mengecek seluruh ruangan, Amirudin merasa kaget melihat pintu ruangan TU telah terbuka, “Tidak ada yang dirusak, pelaku rupanya telah menyediakan obeng untuk membuka sengkrup, karena kebetulan pintu ini hanya digembok,” jelasnya.

Amir memperkirakan pelaku beraksi diatas pukul 3 dini hari tepat setelah ia kembali ke rumah penjaga yang letaknya memang cukup terisolir dari ruang TU karena terhalang ruang kelas.

Setelah meastikan barang yang hilang, penjaga sekolah ini langsung melaporkan kejadian ini ke mapolsek Monta.

Sementara Muhammad Nur, S.Pd kepala SMAN 1 Monta yang ditemui di ruangannya mejelaskan, “Ini kejadian kehilangan yang kedua kalinya saat saya menjadi kepala sekolah, saya berharap pelaku dapat segera ditangkap dan semuanya telah kami serahkan sepenuhnya pada pihak yang berwajib,” harapnya.

Ia juga sangat berharap laptop itu dapat segera ditemukan, “Karena di dalamnya terdapat banyak file penting sekolah ini,” ujarnya.

[jr.1]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.