Header Ads

Ketua BPD Desak Kades Naru Tuntaskan Seluruh Pekerjaan Fisik


Adnan ketua BPD Naru Woha
Bima, jerat.co.id – Hampir seluruh item pekerjaan fisik tahun anggaran 2017 tidak tuntas dikerjakan oleh pemerintah desa Naru kecamatan Woha kabupaten Bima, BPD setempat meminta pihak pemerintah desa untuk segera menyelesaikan.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Adnan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Naru, “Seluruh pekerjaan fisik tidak ada yang tuntas dikerjakan, bahkan kesannya ada penggelembungan anggaran pada setiap itemnya,” terang Adnan kamis malam.

Ditemui di kediamannya kamis (22/3), Adnan menyebutkan sejumlah pekerjaan seperti pembuatan 6 titik portal dengan anggaran 30 juta, pembelian kursi diatas harga pasar, dan beberapa pekerjaan lainnya, “Adinda dapat lihat sendiri apa saja yang digunakan untuk pembuatan portal itu, dua pipa ukuran tiang bendera, apa iya harus menghabiskan anggaran sampai 5 juta, belum lagi kursi plastik yang jelas di toko hanya kisaran 40 ribuan, sementara dianggarkan mencapai 80 ribu rupiah,” ketusnya.

Baru-baru ini pemdes menganggarkan 100 juta untuk pembuatan jalan ekonomi, demikian juga dengan tim pelaksana yang tidak pernah dibentuk, “Pekerjaan di so Lewi ini juga belum tuntas, dan pelaksananya dilakukan oleh kepala desa dan sekdes. Semua pekerjaan ini tanpa sepengetahuan BPD,” ketus Adnan.

Kepala desa tidak pernah memberikan rincian kepada BPD tentang semua pekerjaan yang dilakukan, “BPD hanya diberikan gambar, sementara rincian anggaran tidak pernah ditunjukkan, bahkan koordinasi juga tidak pernah ada,” keluhnya.

Diakuinya, semua pekerjaan itu tertuang dalam APBDes yang dirancang bersama BPD namun hanya sebatas itu, “Setelah itu semua pekerjaan dilakukan oleh Kepala Desa,” tegasnya.

Atas dasar ini, BPD desa Naru sepakat untuk mengundang kepala desa untuk dengar pendapat, “Besok usai sholat jumat, kami sepakat menghadirkan pemerintah desa untuk mendesak agar menyelesaikan semua pekerjaan yang belum tuntas, sekaligus untuk membahas RAPBDes 2018,” katanya.

Sementara Kades Naru  Suryadin H. Yusuf yang coba dikonfirmasi via selulernya belum memberikan keterangan.

[jr.1]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.