Header Ads

Kartini : “Alih Fungsi Lahan Tutupan Penyebab Banjir”


Panen Raya di Monggo

Bima, jerat.co.id - Peristiwa banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bima akhir akhir ini disebabkan alih fungsi lahan dan penggundulan hutan untuk penanaman jagung.

Meskipun Pemerintah memberikan bibit jagung dan harga jagung saat ini menggiurkan, tetapi perlu diperhatikan aspek aspek lingkungan dan kelestarian hutan.

Hal itu dikatakan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri saat memberikan sambutan pada panen raya padi di So Sera Nae Tolonggeru desa Monggo kecamatan Mapadangga Senin siang 7 Maret 2018.

Untuk Itu, Bupati yang juga disebut sang Kartini Bima ini meminta kepada para camat dan kades di Donggo, Bolo, Madapangga dan sekitarnya untuk melakukan koordinasi berkaitan dengan masalah ini.

Disamping hal itu, Bupati Bima juga menghimbau para petani untuk tidak menanam jagung di gunung dan hutan tutupan. " Menanam jagung boleh, tapi jangan di hutan tutupan negara.

Lihatlah sejauh mata memandang, gunung sudah gundul dan tidak lagi ada pohon yang meresap air. " Kata Bupati dihadapan Warga Tolonggeru dan para Kelompok Tani.

Selain itu, Dinda juga menghimbau agar petani tetap intens melakukan konsultasi kepada para penyuluh, “Penyuluh adalah konsultan bagi para petani. Maka segala sesuatu harus dikonsultasikan dengan para penyuluh terutama mengenai pola tanam dan jenis tanaman yang akan ditanam. Apalagi menghadapi anomali cuaca yang tidak menentu saat ini.” Kata Bupati.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.