Header Ads

Rabat Gang Belum Dikerjakan, Kades Tuding Dana Ditilap Oknum Aparat Desa



Rabat Gang ini harus dikerjakan tahun 2017

Bima, jerat.co.id - Program pembangunan fisik Rabat gang di RT 13 Desa Tumpu kecamatan Bolo Kabupaten Bima, yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2017 belum juga dikerjakan hingga Februari 2018. Salah satu warga RT 13 Desa setempat Siti Hajar mengatakan, dua kali pemerintah desa mengangkut material pasir ke lokasi. "Tapi kami heran, pasir tersebut diambil lagi," ujarnya.

Kata Hajar, karena hal tersebut warga sempat melakukan aksi demonstrasi di kantor Desa Tumpu. Dan atas desakan itu pemdes menindaklanjuti mengangkut material. "Tapi anehny. Pasir tersebut malah diambil kembali lagi," katanya.

Demikian juga dikatakan Aisyah, informasi yang didapatnya anggaran untuk Rabat gang tersebut sebesar 20 juta yang bersumber dari anggaran dana desa tahun 2017. "Tapi tidak tahu uang itu sudah dikemanakan," katanya.

Aisyah berharap kepada pemdes Tumpu agar segera melakukan pengerjaan, mengingat kondisi gang yang becek jika hujan. "Jangan beri janji-janji saja," katanya.

Kepala Desa Tumpu Arifin Yasin yang dikonfirmasi baru-baru ini membenarkan jika Rabat gang yang menggunakan anggaran dana desa tahun 2017 sebesar 20 juta tersebut belum dikerjakan. Pengerjaannya belum dilakukan lantaran uang untuk pengerjaan rabat gang tersebut telah diambil dan dipakai oleh salah satu oknum staf des. "Uangnya sudah dicairkan dari rekening desa tapi sudah dipakai oleh staf desa," ujarnya.

Kata Kades, pihaknya telah meminta klarifikasi dari yang bersangkutan, “Dan dijanjikan akan menuntaskan pekerjaannya, namun belum juga dilaksanakan,” terang kades.

Kades berjanji akan segera memberikan sangsi kepada yang bersangkutan, “Jika hal ini masih berlarut, terpaksa yang bersangkutan akan kami beri pelajaran nantinya,” ketusnya.

[Jr.2]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.