Header Ads

Petik Perdana Cabai, Bupati Bima Apresiasi Kiprah BABUJU MANDIRI


Di lokasi polikultura kelompok binaan Babuju Mandiri

Bima, jerat.co.id - Tanaman Cabai masuk dalam salah satu item Sembako (Sembilan Bahan Pokok), yang tentu saja dibutuhkan oleh setiap orang pada setiap hari. Cabai pada umumnya digunakan sebagai bumbu penyedap atau bumbu perasa pada makanan atau jasa usaha kuliner. Dan Cabai pun memiliki masa langka yang membuat harga Cabai naik berkali-kali lipat.

kelankaan Cabai terjadi pada musim hujan antara Pebuari hingga Maret. Hal ini diakibatkan oleh sifat Cabai yang cepat busuk dan mati lantaran tidak tahan terhadap genangan air yang berlebihan pada musim hujan. Tidak banyak petani yang berani tanam Cabai menjelang musim hujan akibat iklim dan cuaca pada periode itu. Menyebabkan Cabai ini langka dan mempengaruhi kenaikan harga.

Dari hal tersebut, Tim BABUJU MANDIRI melakukan berbagai upaya uji coba tanam, pemilihan lahan, uji unsur hara, uji kelembaban suhu dan
yang paling penting adalah uji tekhnik penanaman yang tepat.

Setelah dilakukan uji tanam Cabai diareal 15 are p
ada musim hujan akhir 2016 dan dipanen pada pebuari 2017 yang lalu dan didapati hasil yang memuaskan. November 2017, kelompok Binaan BABUJU MANDIRI memberanikan diri menanam cabai musim hujan dengan pola tanam Polikultura diareal 6 Ha pada 3 titik sebaran di Kab Bima. Dengan buah yang cukup memuaskan.

Bupati Bima pun, Hj. Dinda Damayanti Putri, diundang dan diajak untuk melakukan petik perdana di
areal So Tera Dusun Tengge 1, Desa Tolowata Kec Ambalawi Kab Bima. Didampingi beberapa Kepala SKPD, Bupati Bima bersama rombongan dengan semangat melewati jalan Ekonomi lereng bukit sejauh 1,5 Km dan berjalan kaki 500 meter menembus jalan setapak pegunungan dengan view yg indah dibagian barat Desa Tolowata.

Lelah dan letih Bupati beserta rombongan, 'terobati' ketika memasuki Lokasi So Tera, areal y
ang digunakan untuk uji tanam polikultura ini. Disambut oleh tanaman Padi Beras merah yg mulai berbulir, yang ditanam tumpang sari Jagung Mutiara.

 Rombongan kemudian disuguhkan pemandangan pohon buah labu putih dan terong ungu yang berjejer mengikuti pematang terasering. Dan pada jalan setapak menurun, nampak bentangan mulsa di areal seluas 30 are lebih yang sedang dalam proses pelubangan untuk persiapan tanam bibit Tomat dan Cabai Kriting seminggu kedepan.

Dan tibalah di lokasi Tanaman Budidaya Cabai seluas 85 are. Pemandangan yang asri memanjakan mata. Kilauan buah Cabai rawit kecil dikombinasi dengan warna Mulsa perak membuat lokasi lebih menawan. Lokasi ini dikelilingi oleh jejeran puluhan pohon Jeruk nipis dan jeruk lemon yang berumur diatas 5 tahun.

Bupati Bima mengapresiasi pola tanam Polikultura y
ang dilakukan dengan metode tumpang sari ini. "Jika saja pola ini bisa diadopsi di beberapa wilayah di Bima dengan cara Pendampingan penuh seperti ini, maka, kita tidak perlu lagi memasok kebutuhan cabai dan lainnya dari luar Bima. Malah, kita akan bisa menjadi daerah pemasok untuk wilayah luar Bima kedepannya" Ungkap Bupati Bima menjelang dilakukannya Petik Perdana.

"Pola tanam Polikultura, kami lakukan atas arahan mas Rangga, cukup dirasa manfaatnya dan pemilik lahan disekitar lokasi ini mulai melakukan hal y
ang sama dan kita semua bisa melihat beberapa lahan dibagian utara dan selatan lokasi kita ini. Ada yang Budidaya tanaman Sawi yang terintegrasi dengan kolam tanah untuk ikan air tawar jenis nila dan Pepaya California" Jelas Abubakar, Koordinator Kelompok Budidaya Binaan dan Pendampingan BABUJU MANDIRI.

Selain melakukan Petik Perdana Cabai, pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan pada 4 Kelompok Binaan BABUJU MANDIRI Desa Tolowata berupa Mesin Air 5 PK, Mulsa serta Benih Tomat dan Polybag, yang diterima secara Simbolis oleh Manager BABUJU MANDIRI, Rangga Babuju.

"Saya sangat mengapresiasi upaya
-upaya Kreatif dan Inovatif yang dilakukan oleh BABUJU MANDIRI dalam membangun Bima dan hal ini adalah Karya nyata generasi muda yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat sekitar dan warga Bima pada umumnya" Tegas Bupati Bima dihadapan para anggota kelompok Binaan.

Pada awal April mendatang, Bupati Bima rencananya juga akan hadir dalam panen Perdana Budidaya Udang Vaname BABUJU MANDIRI di
lahan tambak 2 Ha di Desa Rupe Kecamatan Langgudu. Dan pada Awal Mei mendatang, Bupati Bima direncanakan untuk melakukan Panen perdana Budidaya Lebah Trigona Kelompok Binaan BABUJU MANDIRI Desa Simpasai Kecamatan Monta.

[Jr.1]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.