Header Ads

Warga Tuntut Pemerintah Hentikan Eksploitasi DAS Sape


tanggapan camat sape dihadapan massa aksi

Bima, jerat.co.id - Ratusan massa Aksi yang tergabung Dalam persatuan pemuda peduli Desa Naru Barat (PPPD N-B) kecamatan Sape melakukan Aksi Di Depan kantor kecamatan sape kabupaten Bima senin (29/1)

Aksi tersebut sebagai bentuk rasa kekecewaan kepada pemerintah kecamatan sape yang apatis dengan persoalan yang ada di kecamatan sape dengan mengijinkan  PT.TUKAD MAS Cabang Sape beroperasi mengekploitasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Akibat operasi galian C yang dilakukan perusahaan ini, kekuatan sungai sebagai penampung air menjadi hilang sehingga kerap menimbulkan bencana banjir yang merusak lahan warga.

Koordinator lapangan (Korlap) Amirullah dalam orasinya mengecam PT Tukad Mas Cabang Sape yang mengambil pasir, Batu Dan sirtu yang ada Di sungai kecamatan sape, sehingga Bendungan yang Ada Di Desa Rai oi rusak parah.

“Ulah perusahaan ini telah banyak merugikan masyarakat sape, karena banyak lahan warga yang menjadi korban, disamping itu tebing sungai rusak dan mudah longsor, untuk itu pemerintah kecamatan sape harus segera menghentikan operasi perusahaan ini sebagai bentuk tanggungjawab,” tandasnya.

Imah Kanjeng salah satu peserta aksi juga menekankan agar pihak kecamatan segera mengajukan percepatan pembangunan Bendungan, “Karena bendungan yang ada saat ini sudah tidak dapat berfungsi optimal, sehingga perlu dinormalisasi, jika ini diulur maka akan banyak kerugian yang dialami warga akibat lahan pertaniannya semakin luas rusaknya,” kata Imah.

Menanggapi massa aksi Camat Sape Kamaruddin S. Sos mengatakan, pembangunan Dam sape akan segera dilaksankan, “Bahkan materialnya telah dipesan khusus dari Surabaya, dalam waktu dekat bendungan itu akan segera dibangun,” janji camat.

Aksi ini berlangsung hingga siang, dalam pengawalan aparat keamanan berjalan aman kendati jalur transportasi sempat terganggu.

[Ages]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.