Header Ads

Relokasi PKM Palibelo, Terindikasi Mark Up dan Tidak Ramah Lingkungan


luapan air depan bangunan PKM Palibelo

Bima, jerat.co.id - Pembangunan puskesmas palibelo (PKM) di Desa Teke, masih terus disorot.

Pasalnya, proyek senilai 6,207 milyar tersebut hingga berita ini ditulis belum tuntas dikerjakan dan telah ditetapkan untuk pinalti perpanjangan waktu, selain itu sikap ala preman yang ditunjukkan oleh pelaksana juga membuat warga gusar.

Parahnya lagi tekhnik pembangunan PKM ini tidak ramah lingkungan sebab tidak memiliki saluran pembuangan yang memadai. Akibatnya banyak rumah warga tergenang air luapan banjir akibat arus air terhambat lokasi pembangunan.

Kompleksitas permasalahan yang muncul dari mega proyek yang dilaksanakan oleh PT Rafa Unggul Sejahtera Langgeng ini kesannya tidak direspon baik oleh pemerintah, pasalnya dari serentetan persoalan tersebut pihak pelaksana tidak kunjung menunjukkan itikad baik memenuhi kewajibannya sebagai kontraktor.

Ramli salah satu warga mengaku kecewa dengan anti pati yang ditunjukkan oleh pelaksana, “Senin lalu banjir menggenangi pemukiman kami, padahal sebelum pembangunan ini ada rumah warga aman dari banjir namun akibat saluran di depan kantor KUA dan UPT Pertanian tertutup oleh bangunan PKM, akhirnya rumah kami jadi korban,” keluhnya.

Sebelumnya pihak pelaksana menjanjikan untuk membuat saluran irigasi, “Namun hingga air membanjiri pemukiman kami, pihak pelaksana tidak kunjung menepati janjinya,” tandas Ramli.

[Ages]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.