Header Ads

Insiden Dispertapa Tahap Pemeriksaan saksi


kanit Pidum IPDA Dediansyah

Kota Bima, jerat.co.id – Untuk kesekian kalinya penyidik reskrim polresta Bima memanggil para saksi terkait insiden di kantor dinas pertanian tanaman pangan beberapa waktu lalu yang mengakibatkan sejumlah mahasiswa STISIP Mbojo Nima terluka.

Jum’at (19/1) kembali sejumlah mahasiswa dihadirkan ke unit pidana umum polresta guna dimintai kesaksiannya. Para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) Stisip ini berharap agar oknum yang terlibat segera diberi hukuman dan dicopot jabatannya, “Termasuk Kepala Dinas, harus segera dicopot dan diganti,” ujar salah satu mahasiswa.

Kanit Pidum Polresta Bima IPDA Dedianyah menjelaskan, ini kali ke tiga para saksi dari unsur mahasiswa dipanggil. “ASN sudah dua kali kita hadirkan, sementara perwakilan dari mahasiswa sudah tiga kali dengan hari ini,” paparnya.

Diteranganya, caos antara BEM dengan ASN ini hanya miskomunikasi, “Insiden ini terjadi karena diduga ada pihak yang tidak bertanggungjawab,” katanya.

Sementara ini pihaknya masih terus memeriksa para saksi, untuk laporan pengrusakan dan para korban masih belum didalami sambil menunggu proses pemeriksaan saksi.

[Idul]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.