Header Ads

Seduh Kopi Untuk Bayar Kuliah


Aktivitas Bunyamin selepas kuliah

Bima, jerat.co.id - Jiwa entrepreneur Bunyamin pemuda asal desa Tolotangga kecamatan monta sudah seharusnya ditiru pemuda seusianya, pemuda kelahiran 25 Mei 1992 ini tidak disangka ternyata adalah salah satu mahasiswa di STKIP Bima.

Pasalnya, dikala pemuda seusianya menikmati masa remaja dengan kegembiraan, Bunyamin justru fokus bergelut dengan usaha kaki lima di lapangan Serasuba Kota Bima. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kuliah dan menopang ekonomi keluarga.

Bunyamin sudah ditinggal (Muhtar alm) mendiang ayah sejak usianya 4 tahun, karena latar belakang kehidupannya dari keluarga sederhana sejak saat itu pula ia bertekad untuk mandiri.

Tidak ingin menjadi beban sang ibu (Baena) dengan cita-cita menjadi orang sukses, Bunyamin tidak patah semangat untuk hidup layak dan berpendidikan tinggi, dengan modal tekad itu ia masuk perguruan tinggi dan membuka usaha kecil-kecilan dengan lapak kaki lima menjual kebutuhan instan seperti kopi dan mie instan dan lain-lain.

Dengan omset 30 hingga 100 ribu sehari ia mampu menjadi tulang punggung keluarga dan membiayai kuliahnya. Itu rutinitasnya sepulang kuliah hingga tengah malam.

Ditemui di lokasi berjualan, Bunyamin mengisahkan juga bagaimana suka duka ia menggeluti usaha kecilnya ini, “Pernah satu kali semua barang dagangan dan gerobak saya diangkut satuan Pol. PP, itu membuat saya merugi,” kisahnya.

Bahkan lebih parah lagi, saat banjir yang melanda kota bima ia harus kehilangan semua modal dan asetnya terbawa arus, “Semua barang itu ludes, karen tempat Kos saya juga terendam banjir, saya harus memulainya dari nol kembali,” pungkasnya.

[Ages]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.