Header Ads

Pihak RSUD Bima Bantah Dugaan Pungli Pasien Gizi Buruk



Bima, jerat.co.id – Seperti yang diberitakan sebelumnya, terkait dugaan pungli yang dilakukan oknum perawat di RSUD Bima NTB. Melalui jumpa pers jumat (22/12) membantah ada pembebanan biaya untuk pasien gizi buruk.

Sanggahan itu disampaikan Haerul Kabid Pelayanan RSUD Bima, menurutnya ini hanya miskomunikasi, “Ada kesalah pahaman dalam menanggapi kejadian ini, sebab Salsabila adalah pasien umum saat merujuk ke RSUD, dan memang dikenakan biaya untuk resep obat seperti pasien lainnya, yang tidak memiliki kartu BPJS.” terang Haerul.

“Esok harinya setelah dokter melakukan pemeriksaan, barulah pasien dinyatakan positif mengidap gizi buruk,” lanjutnya.

Ditegaskannya, penarikan biaya rawat inap pada pasien umum telah Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). “Artinya, perawat tidak pernah menarik biaya atas pasien yang telah dinyatakan mengidap gizi buruk,” tandasnya.

Hal ini dibenarkan Nur ibu pasien, “Memang biaya itu saya bayar saat pertama masuk sebelum diperiksa dokter,” ungkap Nur.

[Ages]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.