Header Ads

Giat Babinsa : “Desa Tangga Harus Diperlakukan Khusus”


Pada kesempatan Komsos di masjid raya

Bima, jerat.co.id – Desa tangga Kecamatan Monta kabupaten Bima NTB beberapa waktu belakangan kehidupan sosial masyarakat khususnya tingkat kenakalan remaja terkesan merajalela, berbagai kejadian pelanggaran hukum nyaris setiap hari. Perkelahian, pencurian dengan kekerasan, perjudian, penggunaan narkoba dan minuman keras serta pengancaman pada warga lain semakin marak.

Menjawab tantangan penyakit sosial ini, Babinsa Desa Tangga Serda Hamzah koramil 1608-07/Monta dituntut untuk bekerja ekstra, berbagai upaya terus dilakukan, membaur dengan masyarakatnya mendengarkan keluh kesah dan berkomunikasi bebas sehingga terjalin keakraban antara masyarakat dengan aparatur negara.

Agenda rutin komunikasi sosial (Komsos) ini dilakukan minimal empat kali dalam satu bulan dengan memberikan penyuluhan hukum dan penyadaran melalui kegiatan kemasyarakatan seperti di hajatan warga dan masjid raya, selain itu kegiatan ronda malam terus dilakukan bersama babinkantibmas desa tangga.

Dalam dua bulan terakhir, babinsa Tangga boleh dikatakan suskses menangani berbagai gejolak sosial tersebut seperti ulah sekelompok pemuda yang mengganggu pelaksanaan proyek yang masuk di desa dengan menjembatani komunikasi untuk pemanfaatan kearifan lokal, “Alhamdulillah, beberapa proyek yang masuk saat ini semua bahan lokal ditangani oleh para pemuda ini,” kata Hamzah di koramil Monta jumat pagi.

Beberapa waktu lalu sejumlah pemuda juga merusak rumah warga dan ini telah dimediasi, menyusul kegiatan perjudian telah berkurang, “Seluruh warga tidak diperbolehkan membawa senjata tajam, dan saat ini sudah tidak ada pemuda yang menenteng senjata tajam seperti sebelumnya,” paparnya.

Tercatat mencapai 26 orang pemuda yang telah diidentifikasi sebagai pemicu, “Empat orang diantaranya telah masuk daftar kami sebagai dalang komplotan ini,” tegas Hamzah.
komsos bersama sejumlah pemuda

Kedepan, semua yang terlibat akan terus diberikan pembinaan dengan sebelumnya dibuatkan pernyataan tertulis agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum, “Tentunya ini baru sebatas Babinsa dan Babinkantibmas, untuk mengoptimalkannya harus tergalang koordinasi dengan semua pihak, baik itu tokoh masyarakat maupun pemerintah desa dan yang utama adalah karang taruna desa, karena saat ini desa Tangga harus diperlaukan khusus,” pungkasnya.

Di tempat terpisah Muhtar salah satu kepala dusun desa tangga mengatakan, “Jika apa yang dilakukan oleh Babinsa ini didukung oleh seluruh komponen yang ada maka perlahan tapi pasti desa kitatercinta akan kembali Kondusif,” kata kadus Sori Owo ini.

[Leo]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.