Header Ads

SMAN 1 Monta, Suruji : “Kalau Terbukti, Tidak Ada Manfaatnya Membiarkan Kesalahan”


Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Propinsi NTB

Bima, Jerat Online Berbagai persoalan yang menghinggapi SMAN 1 Monta sehingga menggiring pernyataan Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) propinsi NTB H. Muh. Suruji angkat bicara.

Pada konfrensi pers usai menghadiri kegiatan bimtek MGMP/MGBK di SMAN 1 Woha, Suruji menanggapi pertanyaan awak media terkait arogansi dan terlapornya indikasi korupsi Nurul Mubin S.S.M.Pd kepala SMAN 1 Monta, “Semua yang mendapat laporan dan atensi akan direspon langsung, sampai hari ini kita telah membebaskan tiga orang kepala sekolah,” katanya.

“Asal laporannya jelas dan bertanggungjawab maka kami akan segera merespon, seperti kasus SMAN 1 Monta ini dari awal saya sudah tegaskan dari awal, semuanya harus clear terhitung januari pengalihan dari kota/kabupaten ke propinsi agar jangan lagi ada penyimpangan ,” tegasnya.

Ditanya terkait keberadaan kepala sekolah yang tidak lulus tes calon kepala sekolah (Cakep), Suruji menegaskan masih didalami, mengingat berbagai persoalan yang terjadi di sekolah tersebut “Kita sedang evaluasi tentang keberadaan kepala sekolah, jika tidak kompeten maka kita bebaskan, untuk apa anak-anak didik kita dirugikan oleh orang-orang yang tidak kompeten. Pokoknya kita harus bergerak maju, oleh karena itu kita harus berani mengambil tindakan,” tegasnya.

Menutup keterangannya Suruji dengan tegas mengatakan “Kalau dia terbukti tidak ada manfaatnya membiarkan kesalahan, tidak ada yang diuntungkan mempertahankan. Untuk proses pergantian kepala sekolah ada kendati untuk bulan ini belum dilakukan namun semua atensi pasti akan ditindaklanjuti,” tutupnya.

[Leo]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.