Header Ads

Progres 10 RKB SMAN 1 Monta Capai 65%


Gedung 10 RKB masuk tahap 65%

Bima, Jerat OnlineProyek pembangunan 10 Ruang Kelas Baru (RKB) gedung SMAN 1 Monta berlokasi di desa Tangga kecamatan Monta kabupaten Bima NTB yang bersumber dana APBD 1 telah mencapai 65 porsen

Pembangunan gedung dua lantai yang dikerjakan oleh PT Razasa Karya ini menelan anggaran Rp. 2.931.666.000,- berjalan tanpa kendala, kendati banyak anggaran yang terpaksa harus dikucurkan diluar RAB, seperti pemerataan lahan, pembuatan talud dan timbunan yang diperkirakan mencapai 100 juta rupiah.

Ir. Yunan pimpinan proyek mengaku, awalnya lahan yang disediakan sekolah tidak memungkinkan untuk pembangunan, sehingga pelaksana harus menggunakan alat berat untuk meratakan lahan, “Dengan posisi itu, kami juga harus membangun talud di luar areal yang akan dibangun, termasuk pembuatan parit untuk mengantisipasi banjir gunung,” paparnya di kantor direksi pada jum’at (20/10/17).
Pimpro bersama Babinsa, Babinkantibmas dan tokoh pendiri SMAN 1 Monta

Pembangunan yang ditargetkan rampung akhir november ini diyakini memiliki kontruksi yang kokoh dengan kedalaman pondasi mencapai 1,7 meter, demikian pula dengan material yang digunakan, “Semua material dengan standar tinggi seperti besi yang kita gunakan sesuai standar dari ukuran 8, 10, hingga 14 mili serta besi ulir 16, dan 19 ml untuk tiang. Bahkan untuk pasir kita gunakan pasir Calabai yang telah teruji kualitasnya,” terang Yunan.

Saat berita ini ditulis, kondisi bangunan berlantai dua tersebut cukup megah untuk ukuran sebuah sekolah dan itu tidak lepas dari tenaga kerja profesional yang dipekerajakan oleh pihak pelaksana, “Bahkan saya yakin dengan kontruksi ini dapat untuk dibangun lantai tiga,” kata pria muda ini.

Diterangkan juga bahwa atap bangunan akan menggunakan bajaringan, sampai dengan batas waktu yang ditentukan semua sudah rampung, “Setiap hari kita memiliki progres, semoga tidak ada kendala cuaca agar pekerjaan ini rampung tepat waktu,” ujarnya.

Yunan berharap, setelah gedung ini selesai agar pihak sekolah membangun parit penahan erosi demikian juga untuk penguat tebing. Harap pria asal Bandung ini.

[Leo]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.