Header Ads

Mubin Diadili Depan Forum MGMP Oleh Kadis


Nurul Mubin Saat Menjawab pertanyaan Kepala Dinas

Bima Jerat OnlineKehadiran kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Dikbud)  propinsi NTB H. Muh. Suruji Pada acara MGMP/MGBK tingkat SMA/SMK Se kabupaten/Kota Bima  di SMAN 1 Woha kabupaten Bima NTB selasa (3/9) dirangkaikan dengan mengintrogasi kepala SMAN 1 Monta Nurul Mubin, S.S.M.Pd terkait pemberitaan di media massa.

Pada proses introgasi yang bisa dikatakan diadili itu Mubin menjelaskan bahwa sekolah yang dipimpinnya sudah menjadi langganan pemberitaan sejak sekolah itu berdiri, “Hampir setiap tahun SMAn 1 Monta diberitakan tidak hanya pada saat saya menjadi kepala sekolah, itu mungkin kultur media yang ada disitu, terkait pemberitaan saya sudah dilimpahkan ke pihak yang berwenang dan semua sudah dijalani, namun saya yakin tidak pernah melakukan seperti yang diduga,” Paparnya dihadapan forum

Didepan lebih dari 100 orang guru dan kepala sekolah yang hadir, Mubin menjabarkan persoalan yang sedang dihadapinya, “Saya dilaporkan ke Tipikor karena indikasi korupsi adanya tanda tangan palsu di SPJ dana BOS tahun 2016 dan sekarang dalam proses,” akunya.

Dari pengakuan itu Kadis langsung memerintahkan kepada kabid untuk segera meminta keterangan lebih rinci kepada kepala sekolah, “Supaya nanti tidak ada hal-hal yang membias, dan apapun itu kebenaran itu harus diungkap, kalau ada kesalahan kepala sekolah maka kesalahan itu jangan diulangi karena jika ini dikira benar oleh yang lain maka akan menjadi wabah, dan itu bisa lebih berbahaya dari Tramadol, kepala sekolah nanti akan ramai-ramai melakukan kesalahan. Saya tegaskan jika ada kesalahan segera perbaiki sampai tuntas dan bertanggungjawab,” tegasnya.

Pada kesempatan itu ditegaskan agar kepala sekolah harus mengikuti aturan, “Tidak mungkin jika kita melakukan sesuai aturan lantas disalahkan, itu orang yang iri saja. Tetapi kalau kita salah maka segera perbaiki diri karena boleh jadi orang sedang menegur kita, kalau dalam agama jika kita salah maka istigfar dan jangan dilanjutkan kesalahannya,” tegas Kadis.

Usai rapat, saat dikonfirmasi terkait persoalan yang sama kadis menegaskan, “Jika ada temuan lain maka laporkan saja karena sekecil apapun  laporannya tetap akan kita perhatikan dan menjadi rekomendasi kita untuk kita ajukan ke gubernur, termasuk informasi pemberitaan ini akan menjadi landasan kita untuk bertindak bahkan via SMS tetap bisa dijadikan acuan,” katanya.

[Leo]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.