Header Ads

Satu Tersangka Kawanan Perampok Di Woha Berhasil Diringkus Polres Bima


Tsk harus digotong karena kaki kanannya terpaksa ditembak petugas

Bima, Jerat Online – Satu dari kawanan Perampok atau pencurian dengan kekerasan (curas-red) yang terjadi di Desa Tente kecamatan Woha kabupaten Bima 24 juli 2017, yang menimpa MUKTI ALI warga dusun Anggrek Desa Tente kecamatan Woha, berhasil dibekuk jajaran Polres Panda.

Pengejaran tersangka yang diketahui bernama Erwin (32 thn) ini dilakukan atas laporan yang diajukan korban dengan nomor Lp/ 351 / VII / 2017 / NTB / RES.BIMA / P.WOHA TGL 24 JULI 2017. Kerja keras anggota Opsnal gabungan dengan Resmob bima akhirnya berhasil menjerat pelaku pada hari kamis (3/8) di kelurahan Sambi Nae Kota Bima.

Proses penangkapan ini berlangsung dramatis, dengan memancing tersangka yang sempat melarikan diri ke NTT untuk kembali ke Bima dengan melakukan pendekatan pada mantan istri pelaku.

Mendapat info bahwa tersangka rabu sore kembali ke bima dari labuan bajo NTT. Anggotapun langsung mengintai keberadaan pelaku. Selanjutnya tersangka diamankan dijalan dan sempat terjadi kejar-kejaran saat pelaku akan menemui mantan istrinya. Warga dusun Rasabou RT 02/01 desa Tente Woha ini berhasil ditangkap setelah pelaku di tembak dikaki sebelah kanan karena melakukan perlawanan.

Saat berita ini diturunkan, tersangka diamankan di mapolres panda untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dimintai keterangan pengembangan kasus.

Tersangka yang dijerat dengan pasal 365 KUHP ini melakukan aksi di Ruko korban dengan memanjat tembok ruko pada senin 24 juli dini hari.

Kawanan pencuri tersebut langsung naik ke lantai dua Ruko menuju kamar korban setelah sebelumnya merusak camera CCTV yang terpasang di tembok depan kamar korban.

Dua tersangka masuk ke kamar putri korban yang kebetulan tidak terkunci, saat itu putri korban langsung terjaga dan berteriak namun dilumpuhkan oleh salah satu tersangka dengan memukul kepala korban menggunakan gagang pistol rakitan.

Mendengar teriakan putrinya, Mukti hendak keluar kamar namun dihalang oleh tersangka sambil mengancam akan memperkosa putrinya jika melawan, mendapat ancaman itu korban merelakan semua isi rumah dan tokonya dijarah para perampok, setelah sebelumnya berusaha melawan namun ditodong dengan pistol dan golok serta menerima tendangan dibagian dada.

Para pencuri berhasil menjarah uang tunai yang ada di tas korban serta sejumlah barang elektronik lainnya dan kemudian kabur melalui pintu depan toko yang sebelumnya memadamkan listrik rumah tersebut.

[Ages]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.