Header Ads

KPH Bima Dompu Awali Program Reboisasi 250 Ha Hutan



salah satu lokasi yang akan direboisasi
Dompu, Jerat Online – Sesuai dengan Pergub nomor 53 tahun 2016 tentang penanganan hutan yang ditandai dengan pembentukan  11 UPTD Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) pada 3 januari 2017 yang tersebar di seluruh wilayah NTB.

UPTD Balai Kesatuan Pengelolaan Huta Toffo Pajo Madapangga Waworada merupakan satu unit UPTD KPH Bima Dompu yang tahun ini mengawali programnya dengan merealisasikan program reboisasi sedikitnya 250 Ha lahan hutan tutupan negara yang terbagi dalam beberapa jenis kegiatan, diantaranya Pengkayaan seluas 150 Ha dan daerah tangkapan air seluas 100 Ha.

Program ini difokuskan pada sejumlah wilayah yang berdampak, dengan pilihan tanaman 60 % jenis Jabon dan 40 % kemiri dengan harapan akan menjadi tanaman produktif untuk kesejahteraan masyarakat.

Selain itu KPH juga mengadakan bibit untuk program kegiatan bakti sosial sebanyak 100 ribu batang pohon jenis Jabon, Mahuni serta berbagai jenis tanaman tahunan untuk pohon pembatas wilayah dan sejenisnya. Serta pemberian bantuan hibah atau HBK alat pemecah kemiri dan dua unit stup madu.

Kepala UPT KPH Dadan Kuswardhana, S.Hut yang ditemui di kantornya di Dompu Selasa (15/8) menjelaskan, “Dengan program ini diharapkan masyarakat sebagai anggota kelompok agar dapat memelihara tanaman, bila perlu menetap dan dipagari agar hasilnya maksimal, beda dengan progam ketika dinas kehutanan yang menutup peluang masyarakat untuk mendekati kawasan reboisasi sehingga hasilnya tidak maksimal,” ungkapnya.

Ia sepakat jika program ini tidak hanya mengembalikan kondisi hutan melainkan juga hutan sebagai sumber ekonomi masyarakat, yang tentunya harus dikelola dengan baik, “Masyarakat dengan Hutan dibatasi dengan aturan, saya ibaratkan aturan ini sebagai jembatan. Adalah kami di KPH yang mengantarkan untuk menyebarangi jembatan itu tanpa harus diinterfensi dengan kepentingan politik dan sejenisnya,” tegas Dadan yang didampingi kabid perencanaan Rahmansyah, S.Hut.

[Leo]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.