Header Ads

Zonasi, Siswa SMKN 10 Bima Bertambah


Jufriadi, SE., M.Si Kepala SMKN 10 Bima

Bima, Jerat online – Dengan sistim zonasi yang diterapkan pemerintah, rupanya cukup memberi dampak paa pemerataan siswa. Halnya di SMKN 10 Bima yang berada di kecamatan Palibelo tahun ini mengalami peningkatan jumlah siswa baru.

Hal itu diakui kepala sekolah Jufriadi SE M.Si yang ditemui di ruang kerjanya selasa pagi. “Tahun ini siswa yang mendaftar sebanyak 96 orang, dibanding tahun sebelumnya angka ini jauh lebih besar,’ terangnya.

Siswa ini dibagi menjadi empat kelas terdiri dari jurusan nopika kapal penangkap, agribisnis perikanan, teknologi komputer dan jaringan serta jurusan konstruksi bangunan

Selain itu kepala sekolah yang santun ini Terlihat semangat saat dirinya membeberkan pada dua wartawan dengan media yang berbeda. baru saja mendapatkan dana DAK untuk pembangunan tiga ruangan pratek siswa (RPS) sekaligus dilengkapi peralatan praktek siswa, Insa Allah dalam waktu dekat secepatnya dibangun, dengan pengalihan status propinsi cepat sekali merespon yang menjadi keinginan kepala sekolah baru. katantya

Dengan adanya tiga lokal ruang kelas baru RKB akan menambah motifasi siswa untuk lebih giat lagi belajar. Sebab tiap tahunnya permintaan untuk magang ke Jepang bekerja sama dengan PT SEI semakin meningkat.
Magang ini dilakukan selama satu tahun, tehun kemarin kami mengutus siswa dibidang perikanan dan perkapalan. Untuk dapat bekerja di perusahaan asing harus mempersiapakan skil, disiplin dan kemauan, terangnya.

Selain mampu membawa siswa magang ke jepang sekolah ini juga mampu membuat peraturan dengan cara perampingan bagi guru pegawai negeri sipil (PNS) dan guru honor daerah (honda) yang punya sertifikasi difulkan 24 jam, itu sudah menjadi harga mati, pesanya.

Guru yang tidak profesional tidak dapat diterima di sekolah ini, karena mutu pendidikan adalah hal utama yang menjadi visi misi SMKN 10 Bima,” tutupnya.

[Ocha]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.