Header Ads

Kebaikan (Versus) Kebangkrutan


Binyamin (Ka Biro Jerat Dompu)

Pada zaman modern ini, tidak ada manusia yang bisa hidup layak tanpa saling berbuat baik ataupun bekerjasama dengan orang lain. Kalaupun masih ada yang belum menikmati kehidupan yang layak berarti kebaikannya selalu dipertimbangkan dan dihitung-hitungkan. Sungguh kita tidak akan mampu memenuhi semua yang kita butuhkan dalam hidup ini. Oleh karena itu kita senantiasa berbuat baik atau melakukan kebaikan terhadap sesama.

Setiap kebaikan yang dilakukan seseorang pastilah kebaikan itu akan kembali kepadanya. Jika seseorang suka menolong pasti akan ditolong, jika seseorang suka memaafkan pasti akan dimaafkan. Jika seseorang suka memudahkan urusan orang lain maka pada suatu waktu dia mendapat kesulitan pasti akan ada saja yang menolongnya,begitupun sebaliknya.

Perbuatan baik akan dihitung sebagai hal yang merugikan bila diperuntukan hanya pada diri sendiri. Seseorang yang melakukan kebaikan haruslah semata mata karena rasa kepedulian yang tinggi. Jika seseorang berharap balasan dari manusia ujung-ujungnya adalah kekecewaan karena kemampuan manusia untuk membalas kebaikan sangatlah terbatas. Ketahuilah bahwa manusia itu sedikit sekali yang mau berterima kasih. Jangankan berterima kasih kepada sesama manusia, mensyukuri nikmat Allah SWT saja masih enggan.

Mengutip sebuah Ayat dalam Al Quran yang artinya " Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik pada dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri" (Al Israa : 17.7)

Abu Hurairah ra. meriwayatkan sebuah Hadist. Rasulullah SAW. bertanya kepada para sahabat. " Tahukah kalian orang yang bangkrut itu?" Salah seorang sahabat menjawab, "Bagi kami, orang yang bangkrut itu adalah mereka yang kehilangan harta dan seluruh miliknya." Kemudian Rasulullah SAW. menjelaskan. "Bukan, Orang yang bangkrut adalah mereka yang datang pada Hari Kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, zakat dan hajinya. Akan tetapi ketika pahala pahalanya akan ditimbang, datanglah orang orang yang mengadu, Ya Allah, dahulu ia pernah menuduhku berbuat sesuatu yang tidak pernah aku buat.' Atas pengaduan itu Allah memerintahkan agar orang tersebut membayar dengan sebagian pahalanya.". "Kemudian datanglah orang yang mengadu, Ya Allah, ia pernah mengambil hakku dengan sewenag-wenang.' Lalu Allah memerintahkan lagi membayar dengan pahala kepada orang yang mengadu itu." "Begitu seterusnya sampai seluruh pahala shalat, zakat, puasa, dan hajinya habis dipakai untuk membayar orang orang yang haknya dirampas, orang yang pernah disakiti hatinya, ataupun orang yang yang pernah dituduh tanpa bukti yang kuat dan benar." "Kini pahalanya tak lagi tersisa, sebab semua telah habis dipakai untuk membayar atas atas perbuatan zhalim yang pernah dilakukannya semasa hidup di dunia.Sementara itu, masih terdapat antrian orang orang yang mengadu di belakangnya. Untuk menebusnya, maka Allah memutuskan agar dosa orang yang datang mengadu itu dipindahkan kepadanya sebagai tebusan atas kesalahan yang dilakukan semasih hidup di dunia." Mencermati penjelasan Rasulullah tersebut di atas, maka hidup kita akan bermaknah bila berguna untuk orang lain. Apabila itu dijalankan adalah suatu keniscayaan kebangkrutan bisa kita hindari.

Berbuat baik senantiasa dapat kita lakukan di mana saja, kapan saja dan kepada siapa saja. Berbuat baik sangat luas cakupannya bahkan dalam hal sekecil atau sesederhana apapun kita bisa berbuat baik kepada sesama. Sangat banyak media untuk berbuat baik kita bisa menemukannya di jalan, di sekolah, di rumah, dan lainnya.

Berbuat baik memiliki banyak manfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain. Orang yang senantiasa berbuat baik pastinya mendapat banyak pahala dan juga rezeki juga semakin mengalir. Berbuat baik itu sederhana tinggal kita mau atau tidak. Banyak hal yang bisa kita lakukan, sekecil apapun perbuatan kita orang lain pasti sangat menghargainya bahkan mungkin bantuan kecil yang kita berikan untuk orang lain namun sangatberarti bagi nya. Jadi jangan ragu untuk berbuat baik sesederhana pun itu.

Terkadang pastinya kita merasa apa yang dapat kita lakukan, apakah yang dapat kita berikan untuk membantu orang lain agar hidup kita lebih bermanfaat. Nah berbuat baik itu sangat mudah dapat di lakukan meskipun hanya sederhana dan itu membuat kita merasa bahwa kita ini berharga. Orang lain saja menghargai kita masa sih kita sendiri tidak mau menghargai diri sendiri.

Berbuat baik juga membuat kita merasa masih banyak orang yang membutuhkan kita dan masih banyak hal yang bisa kita lakukan. Hal tersebut tentunya dapat menambah rasa percaya diri kita jadi jangan menyerah dan jangan ragu untuk berbuat baik pada siapa saja.

Saya masih Ingat sebuat petuah dari H. Ichtiar, SH. Pada sebuah Pidatonya sesaat setelah dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Pemudan Dan Olahraga. Kabupaten Dompu. beberapa tahun silam. "Berbuat baik pada sesama manusia jangan pernah memandang karena namanya, tapi pandanglah mereka bahwa itu adalah manusia sama seperti diri kita sendiri."

Berikut Manfaat dari kebaikan 1. Mendapatkan Bantuan Kembali 2. Selalu Merasa Senang 3. Tentram Di Hati 4. Di Sukai Banyak Orang 5. Mendapatkan Pengalaman Positif 6. Masa Depan Terbaik 7. Mampu memberikan Ilmu pada orang lain.*

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.