Header Ads

Operasi Cipta Kondisi, Poksek Monta Amankan 21 Sajam

Kapolsek Monta Ipda Edy Prayitno
Bima, Jerat Online - Sebanyak 21 pucuk senjata tajam (Sajam) yang terdiri pisau, parang dan sangkur berhasil diamankan dalam operasi gabungan yang dilaksanakan Kepolisian Sektor (Polsek) Monta dan Parado pada Minggu malam (6/11/2015).

Operasi gabungan yang diberi nama Cipta Kondisi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban di dua wilayah kecamatan tersebut. Dengan sasaran utama, menjaring tindak pidana pencurian kendaraan bermotor  (Curanmor), peredaran minuman keras (Miras), narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) serta penyalah gunaan senjata tajam.

Koplsek Monta, Ipda Edy Prayitno menjelaskan, operasi gabungan yang digelar pada Minggu malam dilakukan di dua lokasi yang berbeda yaitu di depan Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Monta dan di tempat hiburan malam orgen tunggal yang dilaksanakan warga Desa Simpasai, Kecamatan Monta.

Dalam operasi yang dilaksankan di dua lokasi yang berbeda ini polisi berhasil mengamankan sebanyak 21 pucuk sajam yang terdiri dari pisau, parang dan sangkur. “Barang-barang yang terjaring razia telah kami amankan” ungkap Edy.

Dilanjutkan, operasi ini juga sedianya dilakukan bersama gabungan Dalmas Polres Bima, namun karena ada kejadian mendadak di Kecamatan Bolo, sehingga Dalmas tidak bisa hadir. “Jadi yang melaksanakan operasi pada malam itu hanya dua Polsek saja yaitu Polsek Monta dan Parado,” jelasnya.

Kepada masyarakat, Edy menghimbau agar tidak membawa senjata tajam kemana-mana terutama saat menghadiri acara orgen tunggal karena pemicu terjadinya konflik dan perkelahian antara kampung  selama ini karena dipicu dengan adanya miras dan sajam dilokasi orgen.

 "Demi terciptanya keamana dan ketertiban dihimbau kepada masyarakat agar tidak mengonsumsi miras dan membawa senjata tajam terutama saat menghadiri acara orgen tunggal,” imbaunya.

Edy juga menambahkan operasi semacam ini akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian, bahkan akan dilakukan seminggu sekali, “Operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masayarakat. Bahkan dalam waktu dekat direncanakan akan digelar sekali seminggu,” tutupnya. (Son)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.