Header Ads

Nama Andi Sirajudin Masuk DPT, Ini Tanggapan Panwascam

Syaifullah, SH Ketua Panwascam Monta. (FOTO: Leo)
Bima, Jerat Online - Masuknya nama Andi Sirajudin Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Bima dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima tahun 2015 menuai aksi protes dari tiga Tim Sukses Pasangan Calon (Timses Paslon), pasalnya keberadaan Andi sebagai pemilih dinilai tidak  tepat karena dianggap tidak mempunyai hak pilih di Kabupaten Bima.

Menurut penggugat kartu identitas yang diajukan oleh Andi merupakan rekayasa karena yang bersangkutan telah menjadi warga Kota Bima dan pernah menggunakan hak pilihnya di kota. Sejumlah bukti yang diajukan oleh para penggugat tersebut mengarahkan pada pelanggaran yang dilakukan oleh oknum.

Untuk itu, Panwascam telah merekomendasikan kepada PPK untuk melakukan pengkajian kembali data yang masuk dari PPS demikian yang diungkapkan oleh Syaifullah, SH Ketua Panwascam Monta dalam wawancara eksklusif di kantor Panwascam Monta Kamis kemarin. Menurut Syaiful ada beberapa hal yang harus ditinjau oleh PPK diantaranya pengecekan domisili, dan lainnya.

Kendati demikian Panwascam selaku pihak yang memiliki wewenang atas hal ini menilai bahwa prosedur pendatan yang dilakukan oleh PPS dan PPK sudah sesuai prosedur dan tidak memiliki cacat, “Mekanisme maupun tahapan yang dijalankan oleh panitia sudah normatif karena telah memenuhi semua unsur pendataan,” terangnya.

Ketua Panwascam dua periode ini lebih jauh menjabarkan bahwa pihaknya juga tidak mengabaikan tuntutan tim paslon yang masuk, sebab itu adalah hak mereka selaku peserta pemilu. “Hanya saja dalam kasus ini kami hanya memberikan rekomendasi ke pihak PPK maupun PPS, kejanggalan lainnya akan lebih mengarah pada oknum. Artinya jika diluar pandangan kami tidak ada celah pelanggaran terhadap PPK, maka murni kenakalan yang ditimbulkan oleh oknum, tegasnya. (Leo)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.