Header Ads

Puing Pesawat Malaysia Airlines MH370 Ditemukan di Filipina

Catherine Gang, istri Li Zhi penumpang Malaysia Airlines MH370, memegang poster saat aksi satu tahun peringatan Tragedi Hilangnya MH370 di luar kedutaan Malaysia di Beijing (8/3/2015). (REUTERS / Kim Kyung-Hoon)
Jerat Online  - Kepolisian Sabah pada Sabtu pekan lalu menerima sebuah laporan yang menyebut puing pesawat dengan bendera Malaysia ditemukan di Pulau di bagian selatan Filipina. Di dalam puing pesawat itu juga ditemukan sisa jasad manusia yang sudah menjadi tengkorak. 

Laman The Star melansir puing dan sisa jasad manusia itu ditemukan oleh seorang pria di Pulau Ubian, bagian selatan Filipina beberapa hari lalu. Komisioner polisi negara bagian Malaysia, Jalaluddin Abdul Rahman, mengatakan, laporan itu diterima di kantor polisi Sandakan pada hari Sabtu kemarin. "Masalah itu tengah diselidiki," kata Jalaluddin.

Pria yang membuat laporan itu diketahui seorang pria yang bekerja sebagai teknisi audio visual dan berusia sekitar 40 tahunan. Pria itu mengatakan, dia dan keponakannya tengah berburu burung. Tiba-tiba mereka menemukan puing pesawat di pulau tersebut. 

Mereka berhasil mendekati puing itu dan ternyata melihat ada tulang belulang manusia. Keduanya melihat sisa tulang manusia berada di kursi pilot. Sabuk pengaman terlihat masih terpasang di kursi itu. 

Sebelum meninggalkan area itu, keduanya sempat mengambil bendera yang mereka temukan di antara puing pesawat. 

Pria itu melaporkan hal tersebut kepada polisi karena bisa saja puing itu merupakan bagian dari pesawat nahas Malaysia Airlines MH370 yang masih dinyatakan raib hingga saat ini. Pesawat itu hilang pada 8 Maret 2014 ketika tengah mengudara dari Kuala Lumpur menuju ke Beijing. 

Saat itu, pesawat mengangkut 239 penumpang dan kru. Sebagian besar penumpang berasal dari Tiongkok. Insiden ini memicu pencarian terbesar puing pesawat yang kini masih terfokus di bagian selatan Samudera Hindia. 

Pada bulan lalu, otoritas Prancis membenarkan adanya bagian dari sayap pesawat yang ditemukan di tepi pantai Pulau Reunion di dekat Madagaskar, Benua Afrika.


Perdana Menteri Malaysia membenarkan bagian dari sayap pesawat itu merupakan bagian dari burung besi MH370.  (Ni Kumara Santi Dewi/Viva.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.