Header Ads

SDN Inpres Sie 2, Dapat Bantuan DAK

Sekolah SDN Inpres Sie 2, Tampak Depan. Foto: SN


Bima, Jerat Online -- Kerusakan beberapa ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Inpres Sie 2 Kecamatan Monta, kini mulai berkurang menyusul adanya Bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk rehabilitasi satu ruang kelas dan satu ruangan guru di sekolah tersebut.

Kepala sekolah Halimah, S.Pd menjelaskan, kegiatan rehab dua ruangan di sekolah ini telah dilaksanakan sejak awal Agustus lalu dan sekarang memasuki tahap finishing dengan permintaan termin kedua.

Rehab dengan dana DAK sebesar Rp49 juta ini dilaksanakan dengan swakelola yaitu dengan membentuk panitia pembangunan sekolah yang terdiri dari unsur dewan guru dan staf yang ada disekolah setempat.

Dengan adanya bantuan DAK, pihak sekolah merasa bersyukur karena kerusakan beberapa ruangan di sekolah ini mulai berkurang seperti atap yang bocor, kayu kusen dan plafon serta kerusakan dinding ruangan yang akan segera diperbaiki.

“Kami sangat bersyukur karena menjadi salah satu sekolah yang mendapatkan bantuan DAK, sehingga kerusakan beberapa ruangan disekolah ini mulai berkurang," ungkap Halimah saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Dijelaskan, meski  kegiatan rehab berlangsung, namun tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM). “Berhubung hanya satu ruangan kelas yang direhab, jadi kegiatan belajar siswa kelas tiga kami pindahkan ke Perpustakaan, sehingga proses belajar tetap berjalan seperti biasa,” jelasnya.

Sementara mengenai batas waktu yang telah ditentukan, Halimah optimis dapat menyelesaikannya sesuai dengan waktu yang ditentukan. “Insya Allah kegiatan rehab dapat diselesaikan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan yaitu pada tanggal 31 Desember akhir tahun ini,” ungkapnya optimis.

Selain itu, ketua panitia Syafruddin, S.Pd  yang ditemui di lokasi pembanguan menjelaskan, kegiatan rehabilitasi yang dilaksanakan meliputi rehab ringan yaitu perbaikan atap, plafon, kusen,  dinding dan pengecatan ulang isi ruangan."Intinya dalam kegiatan rehab ini, kami melakukan perbaikan fisik kondisi yang ruasak di kedua ruangan tersebut," ungkap guru olahraga ini.

Meski dua ruangan di sekolah ini telah mendapat anggaran rehab, namun masih ada beberapa ruangan lagi yang dalam kondisi memprihatikan dan membutuhkan perhatian. Seperti tiga ruangan kelas dan satu ruang perpustakaan  yang masih mengalami kebocoran dan menjadi momok bagi guru dan siswa dikala musim penghujan tiba. (Son)



Reporter: Sonny

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.