Header Ads

Pj . Bupati Ajak Aparatur Ikuti Pembinaan IMTAQ

Penjabat Bupati Bima Drs. Bachrudin, M.Pd memberikan arahan dalam imtaq gabungan. Foto: Humas



Bima, Jerat Online -- Imtaq Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan pelepasan Kafilah Kabupaten Bima untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXVI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2015 berlangsung Jumat (11/9) di Lapangan Tenis Setda Jalan Diponegoro LLK Jatiwangi Bima.
Penjabat Bupati Bima Drs. Bachrudin, M.Pd didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs. H. M. Taufik, HAK, M.Msi, Para staf ahli Bupati, Asisten dan Kepala SKPD.

Dihadapan  para pejabat eselon serta karyawan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima,  Bachrudin yang memberikan arahan setelah ceramah Ustazah Hj. Umrah menyampaikan apresiasi atas materi yang disampaikan kepada para pejabat dan karyawan yang mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.  "sangat menarik ceramah yang disampaikan karena merupakan  hal yang penting untuk dilakukan dan diterapkan tapi sering dilalaikan".

Apa yang dipaparkan penceramah sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan rumah tangga, sebab manusia  cenderung mengarah ke hal-hal yang pragmatis dan cenderung mencari  manfaat materi sehingga kalimat-kalimat mulia itu sering dilupakan". Terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bachrudin juga mengajak seluruh para pejabat eselon dan staf SKPD untuk mengikuti pembinaan Imtaq Gabungan yang rutin dilaksanakan karena disamping sebagai wadah silaturahmi, juga penting sebagai bekal aparatur dalam menghadapi tugas keseharian di unit kerja masing-masing.

Selain menyinggung pentingya tausiah bagi para aparatur pemerintah daerah,  Penjabat Bupati Bima juga menyampaikan tindak lanjut rekomendasi pelanggaran PNS dalam tahapan Pilkada.
"Dokumen pelanggaran PNS sudah diterima dari Panwaslu dan mau-tidak mau harus diberikan sanksi. Oleh karena itu,  Tim Bina aparatur yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah telah diinstruksikan untuk segera bekerja agar  dapat diputuskan  sanksi yang akan dijatuhi sesuai aturan.

Pj. Bupati mengatakan, tindakan ini harus diambil sebab bila  tidak,  maka Bupati  dianggap melakukan kesalahan dan bisa dindak". Berkaitan dengan upaya menciptakan Pilkada yang steril dari pengaruh birokrasi, Bachrudin kembali menegaskan agar PSN menghindari untuk tidak menunjukkan secara terbuka melalui media sosial dukungan terhadap pasangan calon Bupati / wakil bupati.

Pada kesempatan tersebut, penceramah Ustazah Hj. Umrah Hasan dalam uraiannya menjelaskan, dalam kehidupan keseharian, ada tujuh kalimat suci yang umat Islam tahu tapi tidak dimanfaatkan, padahal ini penting dan bermanfaat dalam  kehidupan seorang muslim.

Ketujuh kalimat tersebut yaitu,  Bismillah hirrahmanir rahim, Alhamdulillahi Rabbil alamin, Astagfirullahhal Adzim, Insha Allah, Laa Haula Wala Quwwata Illa billah, Inna Lillahi Wainna Ilaihi rajiun dan Lailaha ilallah Muhammadar Rasulullah. Keselamatan, keberkahan musibah atau apapun yang terjadi terhadap diri manusia harus senantiasa dikembalikan kepada Allah SWT," jelas Umrah.



(Humas Bima Kab)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.